TT-18

Laman: 1 2

Telah Terbit on 13/05/2010 at 00:48  Comments (104)  

The URI to TrackBack this entry is: https://cersilindonesia.wordpress.com/tt-18/trackback/

RSS feed for comments on this post.

104 KomentarTinggalkan komentar

  1. hadir

    • lotar 17 sampundipun sedot ki menunggu bonus lotar 18

      • Hikss….
        katanya Ki YP yang punya gembok tidak boleh ikut antri.
        Nah ini sudah ada yang ngisi daftar hadir, boleh to ngisi daftar hadir di depan?

        Selamat pagi Ki Is
        Selamat pagi Ki/Ni/Nyi sanak semua

        • Blaik…
          lupa matur suwun TT-17 nya
          Ngapunten Ki Is

          • Lupa ngisi daftar hadir …
            Nenggo kalih gebog …. TT-18 dan 19. Matur suwun …

          • Hadir menjelang siang waktu mataram…

            Masih dengan mode kepontha-ponthal..

            Sugeng Siang Ki Is, Ki Seno, Ki WDR, Ki Gembleh, Ki Yudha, Ki PLS, Ki Karto, Ki Wie, Ki Mukidi, Ki Bejo, lan sanesipun..

            Sugeng liburan…

          • Sugeng siang ugi Ki Anatram, Ki Is, Ki Sanak sedoyo……

          • sugeng siang
            ki Anatram
            ki Tmg KJudo
            kadang GSeta

  2. kulo muwun ki…
    cuma ngikngak – ngiknguk……

    monggo..!!!

    • Lho kok muwun to Ki Bejo ?
      Panjenengan menggalih menapa ? Nggrantes nggih ?
      he….he….he….sugeng enjang Ki.

      • maaf ki..
        salah tulis,
        saya sebenarnya malu mengaku orang jawi,
        habis kalau diajak bicara bahasa jawa saya cuma bengong doang..!!
        membaca comentpun lebih banyak nggak mengertinya…
        tapi dalam “berbudaya” saya tetap jawi ki..

        suwun……

  3. selamat pagi Ki Is…selamat pagi para sedulur…..absen pagi hadirrrr…..

  4. Sugeng enjang nyaketi siang,
    para Tumenggung padha durung rawuh,
    sajake isih dho mabuk duren.

    • Mabuk mbelah duren…xixixi

    • Mbelah duren malem Jemuwah Ki, …….. sunah nabi.

      • hikss,
        mbah buyut bilang, ngumbah keris
        sanjoto ponokawan…hiks, mblayuu

  5. selamat pagi,
    saya antri di belakang saja,
    wedi nek kualat, …

  6. sugeng siang sedanten..
    sugeng liburan..
    alangkah menyenangkan…heheheheh..

  7. ki sanak, konon masih ada karya sh mintardja lain termasuk “barang langka”, yaitu serial arya manggada, yang terdiri dari:

    – menjenguk cakrawala – 6 jilid
    – mas rara – 4 jilid
    – sang penerus – 7 jilid
    – sejuknya kampun ghalaman – 6 jilid
    – matahari senja – 6 jilid.

    adakah ki sanak mengetahui ada yang lain ???

    nuwun.

    • ada ki
      Mendaki bukit
      Jatuh tersungkur
      Tetap tegar

      • hikss,…pasti lanjuta-ne

        menanti rontal Panembahan
        sesuk sabtu wedaran….!!!

        cantrik-mentrik dhusel2-an

  8. Bekasi hujan rintik2, …….. membuat udara suejuk nyaman. Dadi kelingan dek jaman semono!

  9. From: ” KL”

    Sugeng enjing Kang & Yu Sakabehe,

    Wis dina Senen maning……..ben pada tangi kiye kiriman sekang tanggane……

    Sehubungan dg mundurnya Ibu Sri Mulyani Indrawati (SMI), maka nama2 calon menkeu yg diperkirakan tidak lolos karena saat namanya disingkat akan jadi membingungkan adalah:

    1. Satriyo Panji Budi Utomo (SPBU).
    2. Kartiko Darma Rahmat Triaji (KDRT)
    3. Narto Komar Baharudin (Narkoba).
    4. Budi Burhanudin Ahmad Yamin (Bubur Ayam).
    5. Citro Lukman Bahar (CiLukBa)..! !!

    • xixixi…

    • 6. Gembleh Budi Laksono (GEMBUL)
      7. Gembleh Bekti Lenganto (GEMBELENGAN)

      • Kartojudo (KRD)….

        • KRLe sinten nggih ki Karto?

          • mesti-ne mentrik ki,

            nggo narik gerbong-e
            hikss, cantrik malah
            dadi mandeg ra gelem
            “mlaku-mlaku”…xixixi

          • Ki Trubo Podang = Te Ka Pe

          • Ki Truno Podang=KTP…

    • 8. BurHan ANgga YAnuaR = ** ANYAR

      hikss, ra pareng diplesetke lho ki,
      ndak sing dhuwe nesu…hikss,mblayuu

      • taksih kaku nggih ?
        kedah dipun umbah rumiyin, supados “nyaman dipakai”.

  10. Cantrik mampir Padepokan ki,
    seharian ra sambang kuangen

    hadir mbuncit dewe…hiksss,

    sugeng dalu Panembahan
    sugeng dalu kadang GSeta

  11. Sugeng enjang Ki Ismoyo.
    Kadospundi kabaripun?
    Mugi allah tansah maringi kesehatan dateng kito sedoyo.
    Amin

  12. Sugeng endang Kadang Gagakseto”s sedoyo.
    Monggo sami abasen rumiyin.
    Mbenjang-enjang wonten bonus saking Ki Ismoyo.

    • Nek “sugeng endang” artine bisa macem-macem lho ki..

      • sugeng ngrahabi…
        sugeng rawuh..
        sugeng midangetaken
        lan sugeng2 lentunipun

  13. Poro kadang, monggo dirahabi, berita pagi saking Harian kompas puniko:

    Susno, Bicaralah!
    Jumat, 14 Mei 2010 | 04:13 WIB
    Oleh Saldi Isra
    Akhirnya, mantan Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komisaris Jenderal Susno Duadji dijadikan sebagai tersangka dan langsung ditahan terkait dengan praktik mafia hukum dalam penanganan kasus PT Salmah Arwana Lestari di Rumbai, Riau. Susno diduga menerima suap Rp 500 juta.
    Tidak banyak yang terkejut dengan status baru yang disandang Susno. Dari jauh hari telah diduga, perubahan status hukum dan penahanan Susno hanya masalah waktu. Bagaimanapun, banyak kalangan percaya, membiarkan Susno melanjutkan sepak terjangnya berpotensi menimbulkan guncangan dahsyat di internal kepolisian. Mulutnya harus dibungkam!
    Bahkan, selang beberapa waktu setelah penahanan Susno, dalam sebuah percakapan santai dengan Zainal A Mochtar, Direktur Pusat Kajian Anti-korupsi Fakultas Hukum UGM ini mengemukakan rumusan yang amat sederhana: jika yang dijadikan tersangka dan ditahan adalah bintang tiga, maka yang dilindungi sesungguhnya adalah elite dengan bintang tiga ke atas. Meskipun rumusan ”sederhana” itu masih memerlukan pembuktian lebih lanjut, melihat dampak yang mungkin ditimbulkan oleh ”informasi” yang dimiliki Susno, pendapat Zainal Mochtar bisa mendekati kebenaran.
    Anehnya, penahanan dan pemberian status tersangka kepada Susno didasarkan keterangan saksi, antara lain Sjahril Djohan, pengacara Haposan Hutagalung, dan Ajun Komisaris Besar Syamsu Rizal (Kompas, 11/5). Padahal, di antara pemberi keterangan itu ada tersangka dalam skandal mafia pajak yang melibatkan Gayus HP Tambunan, bekas pegawai golongan III A Direktorat Jenderal Pajak.
    Membungkam Susno
    Sulit dibantah, dalam kurun hampir satu tahun terakhir, Susno menjadi sosok sentral yang kontroversial dalam rimba penegakan hukum di negeri ini. Setidaknya, skandal cicak versus buaya membuka mata banyak orang bahwa Susno tidak peduli dengan tekanan publik bahwa kriminalisasi atas pimpinan KPK, Bibit S Rianto dan Chandra M Hamzah, akan menjadi langkah mundur dalam memberantas korupsi. Namun, setelah diberhentikan sebagai Kepala Bareskrim Polri, keterangan di depan Pansus Century sedikit menyadarkan publik bahwa Susno bukan merupakan lapis pertama pengambil keputusan kriminalisasi atas Bibit-Chandra.
    Seperti ingin menebus ”dosa” dalam skandal kriminalisasi atas Bibit-Chandra, Susno mulai memberikan keterangan yang mengagetkan banyak orang, di antaranya pengakuan Susno tentang praktik mafia hukum di lingkungan Mabes Polri. Pengakuan Susno itu menimbulkan guncangan hebat di Mabes Polri yang merambat begitu cepat terutama setelah Susno menyebut skandal pajak yang melibatkan Gayus HP Tambunan. Tidak berhenti sampai di situ, Susno mengemukakan sejumlah nama yang disebutnya sudah malang melintang menjadi makelar kasus di Mabes Polri. Misalnya, nama Sjahril Djohan tidak akan dikenal secara luas sekiranya Susno tidak menyebutkan inisial nama tersebut.
    Bisa jadi, sejumlah keterangan yang diucapkan Susno berembus kencang sehingga menimbulkan hawa panas di lingkungan Mabes Polri. Bahkan, bukan tidak mungkin udara panasnya mulai menerobos pintu kekuasaan lain. Karena itu, mulut Susno harus dibungkam. Cara yang paling tradisional yang pernah dilakukan adalah memberikan tekanan psikologis kepada Susno. Sebagai bagian dari upaya itu, Susno dijemput paksa di Bandara Soekarno-Hatta ketika hendak berangkat ke luar negeri. Namun, langkah penjemputan paksa tersebut tidak dihitung secara cermat oleh Mabes Polri. Karena itu, tidak hanya gagal memberikan tekanan terhadap Susno, tindakan Mabes Polri itu justru dikecam berbagai kalangan. Sejak kejadian itu, dukungan publik kepada Susno cenderung semakin meluas.
    Setelah gagal dengan cara tersebut, Mabes Polri berupa membuka rekam jejak Susno. Ketika pilihan sampai pada pelacakan rekam jejak, hampir dapat dipastikan sulit menemukan seorang petinggi polisi yang tanpa kesalahan sama sekali. Jika ditemukan kesalahan, sesuai dengan Pasal 21 Ayat (1) KUHAP, penahanan terhadap seorang tersangka dapat dilakukan karena diduga keras melakukan tindak pidana berdasarkan bukti yang cukup.
    Sebagai orang yang pernah menduduki jabatan tertinggi di Bareskrim Polri, langkah menahan Susno dapat dikatakan sebagai pilihan yang tidak bijak. Apalagi, dugaan menerima suap Rp 500 juta dalam penanganan kasus PT Salmah Arwana Lestari merupakan kasus yang dicari (-cari) setelah Susno menyuarakan praktik mafia di lingkungan Mabes Polri. Kalaupun ada bukti yang cukup, status tersangka rasanya sudah cukup diberikan kepada Susno. Mengapa harus ditahan?
    Mungkin dikhawatirkan status hukum tersangka tanpa diikuti penahanan tidak akan mampu membungkam mulut Susno. Sesuai dengan jabatan yang pernah dipegang, membiarkan Susno terus-menerus berbicara kepada publik tidak hanya akan mengancam Mabes Polri dan Ditjen Pajak, tetapi juga berpotensi mengancam pusat kekuasaan yang lain. Sebagai mantan Kepala Bareskrim, Susno pasti punya banyak informasi dan catatan tentang peristiwa yang terjadi selama sekitar dua tahun terakhir, termasuk skandal Bank Century dan kekisruhan di sekitar penyelenggaraan Pemilu 2009, terutama menyangkut daftar pemilih tetap.
    Dukungan publik
    Ketika skandal mafia pajak terkuak ke publik, Presiden Yudhoyono memerintahkan untuk membongkar semua praktik mafia hukum yang terjadi. Namun, amat disayangkan, perintah itu hanya menjadi respons sesaat Presiden. Padahal, publik ingin mengetahui bagaimana langkah yang dilakukan Presiden, terutama di tempat-tempat yang ada hubungannya dengan pengakuan Susno. Bentuk langkah konkret Presiden yang ditunggu adalah bagaimana mengoptimalkan pengakuan Susno untuk membongkar mafia di lingkungan perpajakan dan kepolisian.
    Karena sumber informasi berasal dari Susno, diharapkan Presiden akan memberikan proteksi kepada Susno sepanjang mantan Kepala Bareskrim Polri itu punya keinginan baik untuk mengungkapkan semua informasi yang ia ketahui. Namun, jangankan proteksi, justru Susno yang semakin berada dalam ancaman. Padahal, sekiranya ada keingian amat kuat, pengakuan Susno dapat dijadikan titik awal membongkar kotak pandora praktik mafia hukum di Mabes Polri dan kemungkinan jejaring mafia hukum yang terkait dengan Polri.
    Namun, dengan posisi strategis yang pernah dimiliki Susno, harapan Presiden untuk memberikan proteksi kepada Susno terasa terlalu muluk. Sebaliknya, proteksi politik yang dijanjikan DPR (Kompas, 12/5) diharapkan dapat tetap memberi kekuatan kepada Susno untuk mengungkap mafia hukum. Apalagi Susno pernah menyatakan bahwa mati pun ia tidak takut.
    Sekiranya Susno mau mengungkapkan semuanya, potensi dukungan publik bisa lebih besar dari apa yang pernah diberikan kepada Bibit-Chandra. Percayalah, sekiranya dukungan publik berhasil diraih, Istana pun tidak akan mampu menghalanginya. Karena itu, ini saatnya Susno bicara untuk membongkar semuanya.
    Saldi Isra Guru Besar Hukum Tata Negara dan Direktur Pusat Studi Konstitusi (PUSaKO)

  14. hadir telat ki Is
    sugeng enjang

    • hadir juga, maaf lama tidak absen nembe kengeng demam + diare akut

      • sudah baikan ya ni….monggo ni,
        ramuan tambah semangat disruput
        rumiyin….!!

        • matur nuwun Ki, sudah lumayan. apalagi besok libur jd bisa ngaso

          • Jangan lupa diblonyoi minyak kayu putih ya Jeng….

          • hikss,
            diblonyoi..kudune
            roto sak awak,

            mulai pucuk dhuwur sampe pucuk ngisor
            dewe…nopo ngoten
            ki Karto…xixixixi

          • Ada yg dilewat-i Ki…………sedikit..hikssss

          • yo diblonyo
            sisan ki…

            benra masuk
            angin….!!

            hikss,

    • telat hadir ki Is
      sugeng enjang….,

  15. ayooo parikan….nggo ngilani
    rasa kantuk.

    Iki kembang dudu sembarang kembang
    nanging kembange mentrik Padepokan.

    iki parikan dudu sembarang parikan
    nanging parikan cantrik arep budhal
    “Jum’atan”

    selamat siang kadang GSeta,

  16. Apel bakda Jum’at.
    Sugeng siang Ki Ismoyo
    Sugeng siang kadang sedoyo.

  17. Hadir, matur nuwun, nyuwun pamit…..

    • ..mlebu terus metu…..
      monggo Ni..monggo..

    • hikss,
      ki Karto telat nyapa….xixixi

      • Ki PLS wis mutung menyapa…

        • Leres Ki.. Ni KP hadir ra no Ki Pls…terus bablas…angin-e…hikssss mblayuu..

  18. Absen lagi..

    Tambahan informasi mengenai istilah waktu di alam jawa modern:

    Waktu terang tanah disebut : byar..
    Waktu gelap tanah disebut : pet..

    Nuwun…

    • Waktu arep semaput disebut : Sumre-pet

      • Waktu PLN..byar pet..

        • hikss wis dibayar malah pet..

        • wis dicincing isih : Kesrimpet

          • sak sampunipun,
            kemringet !!!

  19. monggo “Bledehan” ki/nyi/ni….!!

    wektu berhenti DIA dikeluarkan
    wektu berangkat DIA dimasukkan

    hikss,
    ra pareng diplesetken, opo hayoo..??

    • Ki YuPram……pipis..hikssss

      • ha-ha-haaa…nopo mboten ki Tmg
        Gembleh pasang jangkar ki…!!!

        • Sanes Ki…Ki Tmg. Gembleh kan pasang jangkar-e…jaran…hiksss mblayuu..

          • wah Ki Karto kok ya pirsa wae yen stadard ukurane pancen j***n.
            panci leres Ki, amargi jangkar menika mBoten gadhah standard ukuran sak upami 34-B napa 38-A utawi 36-C.
            he….he….he….

          • hikss,
            niku jangkar nopo karet
            molor-modot ki,….????

      • kutut..?

        • Leres…kutut-e Ki YuPram…hiksss

          • he-he-hee…kutut lanang
            nopo wedok ki…??

          • Lho..?..kutut-e njenengan…jebul wedok tho Ki ?..wah blaik iki…

          • Ssst, kutut-e ki Am
            lanang nopo wedok, sanes kutut kulo.

            hikss, mblayuuu….

          • Wah kudu periksa DNA disik..

  20. hadir…
    apel sore hari untuk pulang…
    ibukota diguyur hujan lumayan deras…..

    • macet parah ki, …
      dari jakarta berangkat jam 17.45, sampai rumah (tangerang) jam 23.00 tit.

      kuuuuueeeeesel tenan, ….

      • tangedi mana ki? kok lama buanget

      • tangerangnya di mana maksudnya ki?

  21. melu bae absen hadir bar kudanan….

  22. baru sampai kandang…..

  23. ta’ mondar mandir….
    sundss gendhak anyaran masih digembok….
    gg’s gendhake dibuka,durung jelas….
    ta’ longik ning pawon ra’ jelas….

    waaah bakal malam kelambu..nich

  24. Sugeng Malam Minggu, Ki Ismoyo …. hiks …
    Ini tulus lho ngucapkannya ….
    Masak dianggap ada UDANG dibalik … daun SALAM.
    Matur suwun ….

  25. sugeng enjang
    ngisi daftar hadir dhisik
    ngko bali maneh…

  26. Sugeng Sabtu enjang ki Ismoyo.
    Ki Rangga Widura rodo kecepeten. dek bengi rakyo isih malem sabtu durung malem Minggu.
    Sugeng enjang Ki Widura.

    • sugeng wayah sepi cantrik…

  27. Sinambi ngenteni wedaran tt-18 ayo mbatang cangkriman, batangane dikirim menyang padhepokan Gagakseta
    Hadiah 1 : diwedari rontal
    Hadiah 2 : diwedari rontal
    Hadiah 3 : diwedari rontal (hiksss…)

    yen digawe ngadeg, turu
    yen digawe turu malah ngadeg

    apa hayo….ra pareng ngeres

    • telapak sikil..

      • melu mbonceng jamabane ki Wie,

        telapak sikil…hikss,

  28. sugeng sonten Panembahan
    sugeng sonten kadang GSeta

    Cantrik hadir ki….!!!

    • yoo-ayooo “PanTuN-PanTuNan”
      comot dari gendak Anyar…!!

      Hati siapa tak bimbang
      Situ botak minta dikepang

      Buah semangka buah duren
      Nggak nyangka cantrik GS
      keren-keren….🙂

      Buah semangka buah manggis
      Nggak nyangka mentrik GS
      manis-manis…..😀

      Buah Nanas, Buah bengkoang
      Buah jambu, Buah kedondong
      Ngerujak doooooooooooooong

      Ada padi, Ada jagung
      Ada singkong, Ada pepaya
      ki Pandan panen ni yeeee

      Hikss, monggo dtambahi…!!

      • Ada semangka ditendang mental
        Ada Ki Yudha menggendong rontal
        Tulisane TT cap pitulas
        Aja kuatir, isine TT cap wolulas

        Matur nuwun Ki Yudha
        Matur nuwun Ki Panembahan
        Matur nuwun Ki TMulyono

        • wah ketiwasan aku,
          jebul isine yo pada TT-17

          nyuwun pirsa Ki Ismoyo……..
          apakah kesalahan ada pada PC saya ?

  29. Ki Panembahan………….
    Saestu kula mBoten mbejo Ki, rontal ingkang dipun gembol Ki Tumenggung Yudha Pramana kok TT-17 malih ?

    Walah, nyuwun ngapunten Ki Gembleh…..he he he
    mbingungi, gara-gara kampanye pilgub malah merugikan masyarakat, pln mati enam jam….monggo sampun dipun gantos TT-18.

    Matur nuwun…..Ki Gembleh.

    Menawi badhe ngersaaken kanca ngunjuk kopi lan nyamikan tela goreng, monggo sambangi gandhok TT-19

    • Ngaturaken Samudra maturnuwun Ki Panembahan

      • antri ngunduh mburine ki Tmg Gembleh,

        matur nuwun Panembahan
        matur nuwun ki TMulyono

  30. Sugeng sonten sedayanipun…

    matur sembah nuwun ki Is, kitab sampun dipun unduh.

  31. inguk-inguk langsung entuk. maturnuwun ki.

  32. hihi…!!!
    lagi nggak konsen…
    cari rontal lama banget…..
    tapi tho ketemu juga…..
    yo wis….

    matur nuwun ki Is..!!

  33. Matur nuwun Ki Ismoyo, Ki TMulyono, Ki Yudha ……
    TT jilid 18 sampun kulo undhuh.

  34. matur nuwun ki Is…malem minggu ceria nih…oleh sangu kanggo malem mingguan

  35. Sugeng enjang Ki Ismoyo,
    sampun pikantuk TT 18, nanging nomer 19 dereng pikantuk.

    • Ki Honggo kok kulo ndereng kepanggih nggih gembolanipun Ki YUPram ????

      • sampun kepanggih Nggih, menawi menyangkut Ki YuPram kedah super teliti en waspada

  36. lha ta..yen cangkrimane wis dibatang, rontal langsung diwedar…
    matur nuwun ki Ismoyo
    sajanan telat ngunduh
    matur nuwun..

  37. Ki Djoko,
    Linknya nembe diperbaiki. Monggo dari pada madosi ing griyane Ki YuPram …

    https://cersilindonesia.files.wordpress.com/2010/05/djvu_tt-18.ppt

    • Cantrik juga kesulitan nemok-no
      tautan SundSs-20 ki Rangga…??

      mohon pencerahan,


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: