Palapa-03

balik ke Palapa-02>>|lanjut ke Palapa-04>>

Laman: 1 2 3

Telah Terbit on 03/07/2011 at 23:48  Comments (94)  

The URI to TrackBack this entry is: https://cersilindonesia.wordpress.com/palapa-03/trackback/

RSS feed for comments on this post.

94 KomentarTinggalkan komentar

  1. Sugeng ndalu, Ki Is..

    Sekedar cerita, di negeri kiwi ini, sudah tentu tidak dikenal nasehat-nasehat keutamaan bulan rajab, juga tidak dikenal nasihat ‘kalau kamu memberi dengan tangan kanan, jangan sampai tangan kiri mengetahui’.

    Demikianlah, seorang misterius donatur telah menyumbang sebesar 5 juta NZ dolar (x 7000an rupiah) untuk pembangunan sarana aktivitas anak di bagian timur kota Christchurch yg hancur karena gempa. Kepala Penggalangan Dana kota ini mengatakan, orang tersebut tiba menghubunginya dan menyatakan ingin membantu khususnya pada pembangunan kembali, sarana untuk anak-anak. Tetapi minta agar namanya dirahasiakan.

    PM John key rencananya akan diberitahu identitas yg bersangkutan, agar bisa mengucapkan terima kasih secara pribadi.

    Salam

    • kalau di sini…, ada lho…, yang nyumbangnya tidak seberapa, tetapi mengundang wartawan cetak dan TV untuk meliputnya.
      he he he …
      selamat malam
      Ki Martana begadangan nih rupanya
      meski mata sudah sliyutan, P. Satpam masih harus menyelesaikan tugas yang harus selesai besok pagi. hadu……

      • Masih kurang P.Satpam,

        belum ada yang panggil Oom, paman dan simbah tuh…he he he.

        • Oom Ismoyo, Paman Ismoyo, apalagi Simbah Ismoyo kurang cocok..
          Paling cocok Panembahan mawon…

  2. Jebul numernyo uno…!!

    • Assalamu’alaikum, selamat pagi…
      Alhamdulillah ndak sia2 berangkat dr rumah jam 05.00
      sampai kantor bisa tepat waktu..
      Pha kabar Ki Anatram?

      • Waalaikum salam, Miss.. Kabar selalu sehat, alhamdulillah..
        Lha kalau dari rumah jam 5.00 smp kantor jam 11 siang berarti jjs dulu…

        • Ki.. jam 07.00 kalee…
          jam 11 kan waktunya Kiwi..

  3. Sugeng Enjang all. Ngaturaken agening panuwun panembahan ismoyo Sumpah Palapanioun.

  4. Ra Kuti dan Dharmaputra nya sudah tumpes, kemudian Ra Tanca sudah habis oleh patih Dipa…..nama-nama Ra-ra pun ikut hilang dari peredaran dan balik seperti sediakala…he he he.
    Yang kini mulai mencuat “Arya”….Arya lembang, Arya Damar…..Arya…TAMBAH aRYA SANGKUNI.

    • arYa yuDha…..haDIR pak ISMOYO,

      selamat PAGI kadang GSeta sedaya

      • Arya salaka…Arya penangsang…Arya duta..Arya…

        • Aryati…..he-hee3x, ki Menggung….!!??

          ana laguNe lho ki,

          • Aryati dikau mawar asuhan rembulan
            Aryati dikau gemilang seni pujaan
            Dosakah hamba mimpi berkasih dengan puan
            Ujung jarimu kucium mesra tadi malam
            Dosakah hamba memuja dikau dalam mimpi
            Hanya dalam mimpi
            Aryati dikau mawar ditaman khayalku
            Tak mungkin puan terpetik daku
            Walaupun demikian nasibku
            Namun aku bahagia seribu satu malam

          • matur nuwun ki Menggung,

          • ArYa Embuh iki…
            Hikss

          • selamat SIANG Non,

            pak IS…kulo antri ning
            sebelahE miss nona,

  5. Absen no sa’ pena’e wae.
    matur nuhun panembahan Ismoyo palapa 2 sampun di sruput.

    • dherek nyrupuT…..palapa 2 ki,

  6. Sugeng Enjang,

  7. matuer nuwun

  8. nderek sebo

    • sebo nderek

      • rontaL keng Panembahan di sruput kemawon ki,
        ben trengGinas, saut kiwo-cekel tengen…..hiks,

      • nderek sebo mengko sore

  9. On 04/07/2011 at 13:30 wIdUrA said:
    Mas Is apakabar nJenengan? Baru nyedot SumPal-002

    Jadi jawabnya gimana ya……apa :

    Wilujeng, pikantuk pangestu panjenengan Dimas Widura…. kaya ketoprakan ae….he he he.

    • jadi kangen gito gati, pak is.. taksih kemutan?

  10. pak ISMOYO siang2 nyempatkE mampir padepokan,

  11. Katur dumateng panjenenganipun :
    KI LAZUARDI (KI LAZ)
    Hangaturaken sugeng tanggap warsa..
    Mugi-mugi Gusti Ingkang Kinasih saget nyembadani punopo ingkang dados gegayuhanipun, lumebering tumrap kaluwarga.
    Tansah pinaringan wilujeng, widodo rahayu nir ing sambikala

    • nderek Sugeng Tanggap Warso Ki Laz….Sukses selalu !

      kangen kocomoto-e…

      • Sugeng Tanggap Warsa Ki Laz….Sukses selalu,

        kangen guyoNane…

        • Sugeng Tanggap Warsa Ki Laz….selalu sukses,

          kangen goJegane…

          • nderep ngaturaken nyugeng nanggap warso…..ki Laz namung aktip teng ep bi …

    • Amin YRA … maturnuwun sanget kagem Ki Ismoyo lan poro kadang sedoyo kemawon sampun paring ndonga kagem kawulo, mugi-mugi Gusti Allah tansah maringi wilujeng, widodo rahayu nir ing sambikala kagem poro kadang sedoyo kemawon … amin.
      Meniko radi lingsem lho ki Is … soalipun brengos lan jenggot sampun kathah ingkang kelir pethakipun lho … utaminipun lingseng kaliyan ki PA ingkang taksih tahes anggenipun ngoyak-oyak mentrik … he3 … rak mekaten to ki PA …

      Nyuwun sewu menawi mboten saged asring ngisi daftar hadir kaliyan gojegan wonten padepokanipun ki Is … monggo dipunlajenganken ..

      salam

      • lah niku dapukan kulo je……mangke nek mboten sami kaliyan penokohan,..dikinten dados wayang mbeling….ora nurut script

    • Ikut menghaturkan selamat ulang tahun kepada Ki Laz.. semoga sakses selalu, sehat dan bahagia, amin…

  12. Nuwun
    Sugêng sontên andungkap surup

    Katur dumateng Ki Ismoyo, saha sanak kadang padepokan gs.

    Mohon maaf baru sempat hadir setelah melanglang jagad peras fikiran dan tenaga, melakukan têliksandi pada peristiwa pencurian benda-benda purbakala dan penelitian atas penghancuran situs purba di daerah Cirebon dan Surakarta.

    Pada Palapa-02 tertulis komentar dari seseorang tentang “keterlibatan” saya, Punåkawan dan Ki Bayuaji. Kami menjadi terkejut atas hal itu.

    Di sini saya tak berkeinginan berkomentar tentang pokok materi “pertentangan” yang sudah cukup panjang dan lebar telah diuraikan oleh Ki Ismoyo, dan dianggap masalahnya telah selesai.

    Tapi satu hal yang ingin kami tegaskan di sini, bahwa seseorang yang telah menuduh bahwa saya Punåkawan dan Ki Bayuaji adalah satu orang yang sama, membuat kami berdua tidak habis berfikir.

    Kami, Punåkawan dan Ki Bayuaji yang keberadaannya dalam genggaman kekuasaan Allah SWT. ADALAH DUA JASAD, DUA RUH DAN DUA JIWA YANG BERBEDA, dan bukan SATU.

    Saya, Punåkawan adalah murid sekaligus masih kerabat dekat dengan Ki Bayuaji, dan bukan orang dengan jasad, dengan ruh dan dengan jiwa yang satu dengan jasad, dengan ruh dan dengan jiwa lain sebagaimana dituduhkan.

    Jelasnya saya bukan Ki Bayuaji, dan Ki Bayuaji bukan Punåkawan, juga bukan pula yang lain.

    Kehadiran kami, di padepokan ini semata-mata hanya untuk berbagi kawruh dengan pårå sanak kadang pelestari budaya nusantara, melalui Dongeng Arkeologi & Antropologi di padepokan yang dikelola oleh Ki Ismoyo dan Ki Mahesa Arema, juga Ki Panji Satriå Pamêdar, dan jjuga yang lain; sebagai upaya melestarikan kekayaaan budaya nusantara berupa cerita anak negeri sendiri.

    Alhamdulillah. Kehadiran kami di padepokan ini, bahkan lebih khusus, telah diberikan “kapling khusus” rêlung pâsêmadian oleh Ki Mahesa Arema, yang merupakan penghormatan bagi kami.
    Matur nuwun.

    Kamipun hadir di padepokan dengan menghadirkan dongeng masa lalu para leluhur bangsa, dengan tulus dan ikhlas. Tidak ada syarat bahwa dongeng kami harus dibayar, karena kami pun tidak minta bayaran!!!!

    Mohon maaf, berbeda jika sedang kami sedang “mendongeng” di depan para calon-calon arkeolog dan sejarahwan; atau ketika memberikan bimbingan kepada mereka.

    Juga dengan ikhlas pula kepada siapapun yang ingin mengcopy dan menyebarluaskan dongeng kami. Sumånggå.

    Lalu, apa kesalahan kami, kalau kemudian kami dituduh sebagai jasad, ruh dan jiwa orang lain yang bukan Punåkawan, dan bukan pula Ki Bayuaji.

    (Pertanyaan ini tidak saya tujukan kepada Ki Ismoyo, tetapi kepada seseorang yang mungkin “terganggu” dengan kehadiran kami).

    Terakhir, mohon beribu maaf, Jika seandainya kehadiran kami di padepokan ini ternyata mengganggu.

    Kami tidak akan protes, kami cukup akan undur diri selamanya dari padepokan ini, dan kami lebih leluasa dapat “mendongeng” di tempat lain.

    Kata kåncå-kåncå saya kèra ngalam, arèk suroboyo dan sekitarnya gak paté’ên.

    Katur Ki Ismoyo, Ki Arema saha sanak kadang sutresnaning padepokan gs dan pelangisingosari, ingkang dahat kinurmatan, såhå sinu darsono ing budi

    Mohon maaf, nyuwun pangapuntên, såhå nyuwun sèwu, unêg-unêg ini dengan terpaksa saya sampaikan. Tidak ada maksud apa-apa, hanya agar menjadi jelas bagi semuanya.

    Nuwun

    punåkawan bayuaji
    juga untuk dan atas nama ki bayuaji

    • weh…

      kulo koq ketinggalan news iki…………tapi sanes kulo lho ki..

      • tapi dak wolak-walik…….ora ono cantrik sing nyenggol2 identitas ki punokawan dan ki bayuaji

        • ki PA lagi wolak-walik napa toh….lha kalo tahu
          di wolak-walik ya tetep tahu,

          kalo sarung di wolak-walik ya tetep sarung🙂

          • roti diwalik dadi “itor”

            nek kopi diwalik dadi opo jal ???

          • walik kopi….!!

          • wutah…

  13. Sugeng dalu.

  14. Sugeng dalu Ki Sanak sedaya.
    Sungguh menarik pembicaraan para cantrik mengenai perbedaan pandangan tentang amalan di bulan Rajab sampai -sampai Ki Puna agak pundung dikira satu badan satu jiwa dengan Ki Bayuaji.
    Saya hanya berharap agar Ki Puna dan Ki Bayu masih mau berbagi ilmunya kepada kita semua khususnya tentang arkeologi dan sejarah.
    Sebagaimana Ki Ismoyo senantiasa berbagi waktu dan tenaga untuk menyenangkan kita semua dengan lontar-lontarnya.
    Semoga semua pihak dapat menahan diri untuk tidak menuliskan sesuatu yang menyinggung orang lain.
    Nuwun sewu dan matur nuwun Ki Ismoyo atas pencerahannya.
    Sugeng dalu.

    • Katur Ki Djodjosm,

      Matur nuwun kawigatosanipun, Pundung ? cuman kaget Ki.
      Tentang berbagi ilmu. Insya Allah Ki.

      Sugêng dalu Ki.

      • Nuwun sewu, saya bersyukur kalau Ki Puna cuma kaget aja. Blog kita ini.. eh ngaku ngaku. Blognya Ki Ismoyo mungkin blog yang paling unik. Disini kita bisa baca buku jadul, gojegan, belajar sejarah dan arkelogi, agama Islam kadang crash sedikit wajar lah.
        Sekali lagi nuwun sewu Ki Puna.
        Sugeng dalu.

        • Selamat pagi Ki Djojosm,
          Selamat Pagi Ki Puna,
          Selamat pagi Ki Bayu,
          Selamat pagi Ki/Nyi/Ni Sanak kadang gs,

          Memang benar sekali Ki, blog ini kita semua yang punya…he he he wong nggak beli, nggak bayar, dan gratisan kok.
          ismoyo, Ki Arema (dulu…sekarang nggak pernah ketok…eee), dan P.Satpam, hanya sekedar mengelola.

          Tanpa sanak kadang semua nginguk gandhok ini menjadi tiada artinya….nuwun.

          • ngestoaken ki Panembahan….GS family,

          • Sugeng enjing Ki Ismoyo, Ki Puna, Ki Bayu, sedaya sanak kadang GS
            Kalau panembahan GS Family sampun ngendika begitu, sabda pandito ratu.
            Ngestoaken ki Is.

  15. Sugeng enjang malih, selamat berkarya di hari selasa…

  16. Kok ora ana sing rondha?

  17. Wilujêng énjing

  18. sePI…..!!

    • kakek KARTO sama si CUCU tumben2E
      belom nginGUk ning kene…..???

      • Su..eh..cucune lagi sinau !…

        • Sedaya sekolah sami libur Ki KartoJ. Teng ndaleme cucu mboten wonten wifi gratisan. Kapan mampir ki?

          • ..O..mekaten tho Ki…wah kepenak-e di jak mampir neng dalem-e Ki Djojosm wae….saged nderek internetan sak kesel-e…xixixi

          • Mangga Ki, ongkos nge-net karo tiket Sby-Bekasi oara cocok. Xi xi xi

  19. Sugeng Enjang

  20. Dai Sejuta Umat Berpulang

    Kyai Zainuddin MZ Tutup Usia

    Innalillahi wa inna illaihi roji’un

    Kyai kharismatik berjuluk ‘Dai Sejuta Ummat’ Zainuddin MZ telah berpulang ke rakhmatullah pada Selasa (5/7/2011) pagi sekitar pukul 09.15. Kyai dengan suara khas ini adalah seorang pemuka agama Islam di Indonesia yang populer melalui ceramah-ceramahnya di televisi.

    Beliau sangat kondang pada dekade akhir ’90-an dengan tema-tema dakwah yang aktual dan selalu dipadati jamaah. Peraih gelar doktor kehormatan (Dr HC) dari Universitas Kebangsaan Malaysia ini memang sangat populer di berbagai kalangan. Beliau meninggalkan seorang istri dan empat orang putra.

    Pernah juga beliau terjun sebagai politisi dan menjabat sebagai ketua umum Partai Bintang Reformasi. Berdasarkan informasi, kiai Sejuta Umat itu meninggal dunia akibat terkena serangan jantung. Kiai yang bernama lengkap Zainuddin Muhammad Zein tersebut lahir di Jakarta pada 2 Maret 1951.

    Selamat jalan Kyai…semoga mendapat tempat yang mulia di sisi-Nya.

    • Innalillahi wa inna illaihi roji’un

      Selamat jalan Kyai…semoga mendapat tempat yang mulia di sisi-Nya.

      • Innalillahi wa inna illaihi roji’un
        Mudah-mudahan Allah SWT membalas semua amal kebaikan beliau dengan pahala yang berlipat ganda. Dan keluarga beliau diberi ketabahaan dan kesabaran. Amin

        • inalillahi wa inna ilaihi rojiun.. turut berduka cita..
          jadi ingat dulu sampai naik motor dengan paman jauh jauh dari rumah buat ndengerin ceramah beliau..

          semoga ama ibadah diterima Allah swt dan diampuni kesalahan beliau, amin ya robbal alamin..

          • Innalillahi wa inna ilahi roji’un

  21. Innalilahi wa inna ilaihi roji’un
    smoga keluarga beliau diberi ktabahan tu

    wew yg sudah diundang NYA :
    Meggy MZ, Zainuddin MZ, berarti ga lama lagi deh giliran keluarga KZ insya allah.

    tuk om Bayu jgn merajuk yee, dongeng arkeologi nya sangat dibutuhkan tuk komparatif sejarah yg sdh banyak kena manupulasi

    Dewi KZ

    • Hiks….
      Terima kasih Nyi, nggak merajuk koq.

      • weh,,…niki sinten maleh

        ki bayuaji
        ki punokawan bayuaji
        ki cantrik bayuaji

        hikss…mboten parenk duko lho ki..namung gumujengan

        • Hiks….

          Yang pasti sanès Ki PandanAlas. Nggak berani kalau ngaku-ngaku Ki Pandanalas, nanti dirubung mentriks……..

          Sugêng dalu Ki

      • asikkkkkk ga merajuk om bayu nye smoga enteng jodoh

    • hadu….
      Nyi Dewi kok merajuk sih…!

  22. pak Is & Arema palapa 1,2 format pdf & word dah dikirim tu moga berkenan

    • Terima kasih Nyi,

      Nantinya akan ditautkan di halaman unduh,
      Salam buat Ki KZ….makasih.

    • eh,,,,, mencungul lagi…
      matur suwun Nyi, paket untuk Pak Arema sudah sudah saya ambil, dan dipajang di bansgal pusaka, menunggu waktu untuk dipamerkan.
      he he he …
      nyilem lagi…..blep…blep…blep…😛

  23. Innalillahi wa innalillahi rojiun

    Doaku untuk Saudaraku KH. Zainuddin Hamidy Turmudzy :

    Ya Allah, turunkanlah rahmat, ampunan kepada Saudaraku ini, dan jadikan kuburnya bagaikan taman dari taman-taman surga, Aamin.

    cantrik bayuaji

  24. Amin ya Rabul Alamin, atas doa Ki Bayu.
    Ikut berduka atas meninggalnya salah satu Dai kondang kita.

  25. hup….!!

    setelah menyambar rontal Ki Kompor segera berlari ke gagakseta
    sreet….., GS Family sudah di dalam genggaman juga.
    hmmmm…., masuk kantong dulu deh…..

    dan….
    nyilem lagi di Ranu Sengkaling, blep…blep…blep…

  26. ku nak usahain setiap muncul rontal ga lama muncul pdf juga, soalnya tu kalo tunda2 wew nti numpuk, padahal kiriman teman2 novel terjemahan banyak nian, sukarelawan editor cuma 9 orang, blum tuk cersil
    trims yee tuk pak Is & Satpim

    • tingak-tinguk
      mana ya si Satpim….

      • Si Satpim lungo bareng Satam setim montor

  27. yang saya ingat dari Yai Zainuddin:
    ….janganlah memperbesar perbedaan di antara kita……
    ….carilah kesamaan-kesamaan yang banyak sehingga kita bisa
    rukun dan bersatu dengan beralaskan perbedaan-perbedaan itu… (disarikan sendiri intinya)
    Sugeng dalu poro piyantun padepokan

  28. palapa 3 pdf beresssssss😛

  29. Jdul di palapa 3
    eee truss nyruput rontal di GS Family
    terima kasih Ki Is
    mimpi maneeeeeh ahhh

  30. Sugeng Enjang,
    Kemarin sambang gandok, tetapi sekedar say hello, la bareng moco komentare kadang-kadang kasepuhan kok rodo kaget aku.
    Mugo-mugo wae silaturachmi iki tansah diparingi rachmat karo Gusti Kang Murbeng Dumadi.
    Monggo Ki dilajengaken, K Puno, Ki Bayuaji taksih katah poro kadang ingkang nenggo ilmu iang kang kawedar.
    Kulo pribadi tansah matur nuwun wontenipun blok puniko.

  31. Lho malah lali ngaturke panuwun karo Ki Ismoyo, matur nuwun Ki sampun ngunduh.

  32. kulo ndherek ngaturaken matur nuwun pak IS,
    pak Satpam, para sepuh-pinisepuh GSeta.

    • sugeng makaryo kadang GSeta,

      sing isih j0mblo nang cepet dapet j0doh…
      sing isih dudO nang cepet dapet boJo…

      • sing isih sakaw rontal nang cepet ngunduh…
        sing isih durung nginguk nang cepet mampir…

  33. 93

    mendhiSIki ki Budi…pak Kyai keng bang Wetan,


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: